“Angin bertiup di kerut sendunya wajahmu Terlukis indah dunia yg melekat di bibirmu Engkau tersenyum seakan berharap namun tak mau Engkau berbalik seakan melangkah namun tak melaju Ku sapa bayang terpapar lurus pundak ditata Ku coba selaras ikuti arah melayang disana Mengapa engkau seakan tak tergoncang alunan tersapa Mengapa terlihat biasa tak terhirau merana di kata Kecewa diri tersadar berdiri menyendiri Terlena diawan petir gejolak me-ngingini Sudah, sudah angan begitu ter-begini Akhirnya tau tau kau hanyalah Mimpi Ia, engkau mimpi Mimpiku sendiri. #Manhalawa, Maret 2020” LoveCintaMimpiSenyumAnginKecewaSendiriBayangan Author:Manhalawa
“Aku hanya setetesan lelah, yang engkau tampung dalam cawan sepi yang kemudian menguap lagi dan pergi. Aku hanya sekumpulan bayangan, yang engkau hidupi dari lampu kecilmu. Setidaknya aku pernah ada walau hanya sekedar mengusik sedih, Meski pada akhirnya menghilang lagi untuk kesekian kali ...” SedihSepiPergiKecewaLelahMenghilang Author:Manhalawa
“Menunggu, Mengapa harus menunggu? Menunggu membuatku ragu Menunggu memaksaku untuk harus rapuh dan, Menunggu bisa menghadirkan rasa yang baru,...” CintaRasaSedihKecewaMenungguRaguRapuh Author:Manhalawa
“Aku terjatuh dalam lubang yang curam, Disana ku habiskan seluruh sepenuh Aku mati di duri yang menikam Ku lepas nafas jiwa pergi jauh... Aku kau dan kita Sejauh tak bersua menikam di dada Sedekat tak memandang sinis lirikan Sudah... Sudahlah menghilang Kabur tak terlihat Hampa... Dingin, Diam, Hening dan Sunyi ? Kita, ... bertemu lagi.!” Patah HatiSakitPergiKecewaHilangPutus Author:Manhalawa
“Kadangkala, Cinta itu seperti embun. Dia ada saat pagi, namun menghilang disaat siang. Begitu pula dengan Cinta. Terasa indah saat pertama, namun setelah sekian lama Cinta semakin pudar...” CintaKecewaPengorbananPudar Author:Manhalawa