“Jangan pernah takut bermimpi, jangan pernah takut berusaha, tapi takutlah ketika kita tidak lagi mau berusaha dan beku hati kita, kegagal di setiap perjuangan untuk meraih apa yang kita cita-citakan, hal itu justru sebagai penambah nilai plus agar kita tidak lagi mengulangi kegagalan yang sama” Inspirational QuotesInspirational Life Book:Memoar Asa Source: Memoar Asa
“Hidup adalah sebuah perjuangan. Tanpa kekuatan mimpi, manusia seperti kerbau yang bekerja tanpa tujuan. Allah menganugerahkan segala imajinasi dan mimpi sebagai kekuatan maha dahsyat di dalam hati dan pikiran kita. Aku bersyukur karena sebuah mimpi itu kini membuatku menjadi manusia yang berarti” Life QuotesInspiringNovel Book:Memoar Asa Source: Memoar Asa
“Kaubasahi masa lalu dan membanjirinya dengan ketidakmampuan. Aku hanya air yang dibasahi hujan, tanpa diberi pengertian.” Masa LaluPengertianKetidakmampuan Book:Melukis Asa Source: Melukis Asa
“Aku hanyalah senja yang perlahan lesap di keheningan matamu, mempuisikan kenangan yang kusimpan di jenggala waktu. Saat matahari akan tenggelam tercuri waktu, disitulah aku kenang sebagai jingga yang pernah terpancar indah pada senyummu seperti senja, meski sesaat di mataku, kau adalah ciptaan Tuhan yang paling indah” SenjaHatiPencuriRomantic Loveic Love Book:Sang Pencuri Hati Source: Sang Pencuri Hati
“Setiap lembaran dari putih berubah jadi sembilu. Bayang-bayang kenangan manis berubah jadi abu. Bulan berjanji, sedihnya tak akan mengganggu. Sampai datang waktu yang memeluk kalbu.” BulanBulan Menangis Book:Melukis Asa Source: Melukis Asa
“Apakah angin kencang merobohkan, pohon pun terguncang, hatimu pun tumbang, jika saja kau dapat kutanam kembali?” SedihPohon Tumbang Book:Melukis Asa Source: Melukis Asa
“Bagaimana kamu disana? Mengingat senyum itu adalah tanda jurang pemisah antara ketidakmampuan dan keinginan mendekapmu seperti senja yang tidak hadir ketika hujan” RinduJarakMenenteramkan Rindu Book:Melukis Asa Source: Melukis Asa
“Kau berusaha menyembuhkan luka yang berada pada tubuhku, seperti matahari yang masuk ke sela-sela jendela dan pintu rumah. Kau berusaha membuatkan aku rakit, untuk menyeberangi masalah dan mendampingiku hingga ke tempat yang aman.” SahabatTeman Sejati Book:Melukis Asa Source: Melukis Asa
“Kegundahan mulai datang mendekat. Padahal pintu hatiku telah kututup rapat-rapat. Daun jendela dan lubang angin telah kusumbat. Kunyalakan lampu penerang dan musik penyemangat. Tapi aku tak mengerti kegalauan kian menyerambat.” Galau Book:Melukis Asa Source: Melukis Asa