“Aku pernah berbicara tentang sedih, pernah juga merasa bersedih.. Yang seumpama hati yang hancur seperti kaca, panas seperti api, meleleh seperti lilin, dan mengembun seperti air. Sedih tidak berbicara satu rasa sedih bercerita tentang rasa menyiksa batin melemahkan jiwa dan mengalirkan sungai Malang.. Ternyata sedihku berantakan”