Quotessence
Home / Quotes / Quote by Ninoy Aquino

Quote by Ninoy Aquino

“Ano pong ibig sabihin nitong preventive detention? The meaning of preventive detention is Mr. Marcos thinks that next month, you will commit a crime, he can now order you arrested so you will not be able to commit your crime. Anong klaseng batas iyan? Iniisip mo pa lang eh nabilanggo ka na eh. Aba’y hayop kako itong batas na ito. Eh kung totoo ito, eh lahat ng lalaking diborsyado na nag-iisip pa lang magliligaw, patay na sa asawa.”

Quote by Ninoy Aquino

Author

Ninoy Aquino

Browse famous quotes and profile details for Ninoy Aquino. more

You May Also Like

“Lintasan hati penggerak keinginan itu ada dua jenis; yang mengajak ke arah kejahatan atau yang membawa kepada akibat yang buruk, dan yang mengajak ke arah kebaikan atau yang mendatangkan manfa'at di akhirat kelak. Kedua-dua lintasan hati ini sangat berbeza di antara satu sama lain dan masing-masing mempunyai namanya yang tersendiri. Lintasan hati yang baik dinamakan ilham, dan lintasan hati yang dikeji dinamakan waswas. Lintasan-lintasan hati ini adaah berupaya kejadian dan setiap kejadian itu tentu ada yang menjadi dan menyebabkannya. Kejadian-kejadian yang berlainan menunjukkan sebab-sebab yang berlainan pula. Terangnya sesebuah rumah itu tentulah bukan berpunca dari sesuatu yang menyebabkannya menjadi gelap. Begitu juga dengan keadaan terang dan gelapnya hati yang mana sebab kedua-duanya adalah berbeza. Sebab lintasan yang mengajak ke arah keyakinan dinamakan malaikat, dan sebab lintasan hati yang mengajak ke arah kejahatan dinamakan syaitan. Keadaan yang dengannya hati bersedia untuk menerima ilham kebaikan dinamakan taufiq, dan keadaan yang dengannya hati bersedia untuk menerima waswas (bisikan) syaitan dinamakan khazlan (pengecewa).”

“Ketika ia pergi, cintaku kepada Shrivasthi tetap abadi. Tak ada hal yang pernah berubah atas apa yang aku rasakan. Bagiku Srivashti akan selamanya abadi. Aku mungkin saja binasa bersama kepedihanku. Tapi sebagaimana cinta Srivashti, demikian pula cintaku kepadanya akan selamanya abadi. Cinta ini melampaui diriku dan juga dunia. Seperti mata air yang akan selalu mengalir melewati aliran sungai menuju laut keabadian. Melampaui waktu, melampaui segala kenangan. - Harsimran Tapasvi, Tawanan Kepedihan”

“Rare and precious moments, how I long to live with you eternally! If only your sweetness never ceased to touch my lips, and the flutters you evoke nevermore faded away. I dream of your arm extended immeasurably to keep hold of my reaching hand. But Father Time, being a cruel master, will not grant such a wish. And so I tuck you away as cherished memories, stored in a treasure box buried in my heart. And in times of solitude, I shall bring you out to view like rainbows.”