Quotessence
Home / Topics / Sastra Quotes

Sastra Quotes

Browse 46 quotes about Sastra.

Sastra Quotes

“Menjernihkan air keruh memang gak segampang meneteskan nila dalam belanga susu Bar. Kemarin waktu aku di sana, Mama ngobrol sama Papa, Mama minta Papa jangan terlalu keras lagi sama kamu. Soalnya Mama ngerasa kamu mulai berubah ke arah yang lebih baik. Tapi Papa bilang itu belum seberapa. Papa mau kamu berusaha menjernihkan airnya. Citra buruk itu kamu sendiri yang menciptakan. Orang yang biasa berbohong memang akan kehilangan kredibilitasnya. Itu yang Papa maksud menjernihkan air keruh tak semudah meneteskan nila dalam belanga susu. Mengembalikan kredibilitas tidak semudah saat menghilangkannya”

“Bagi saya, berdosa bukanlah inti rasa tragis. Intinya adalah kesadaran tentang 'tepi'. Tepi bukanlah batas. Tepi mengandung sesuatu yang sepi, juga menunjukkan keadaan yang genting sebab siapapun akan sendirian ketika ada pelbagai sisi yang dihadapi, ketika seorang tak berada di satu pusat yang mantap. Bukan saja karena terang dan gelap ada dimana mana, tapi juga karena kedua duanya mengandung bahaya”

“Dalam sepanjang hidupnya dia tak pernah marah-marah. Memang hatinya sering disakiti orang dan dia jengkel. Namun sampai memaki atau membentak dengan kata tak senonoh, tak pernah dia lakukan. Dia adalah seorang dokter. Golongan elit yang terhormat. Dan semua perilaku yang menjengkelkan dari orang yang dihadapinya, dipandangnya sebagai tingkah orang sakit. Apa pun macam perangai orang, dia tak pernah sampai marah. Tidak ada orang yang sehat melakukan kesalahan, pikirnya. Orang yang mencuri, merampok, berkelahi, dan bahkan membunuh, jahat, dan zalim tentulah karena sakit. Kalau bukan karena sakit, karena apa lagi orang-orang demikian? Seperti juga orang-orang sakit pada fisiknya menderita karena penyakit turunan atau karena penularan dari luar. Demikian juga penyakit mental atau jiwa seseorang. Pastilah dapat diobati kalau diagnosa dan terapinya kena, apalagi bila diobati pada saat yang dini. Demikian juga pada kejiwaan seseorang. Pandangan hidup seperti itu menyebabkan hidupnya bisa tenteram dan banyak orang menghormatinya.”