Filter quotes by topic
Famous Dian Nafi Quotes
“Bukankah setiap istri pasti ingin memberi penghormatan terakhir bagi suaminya?”
“Semakin sedikit beban yang kita punya, semakin santai saja kita membawa ataupun meninggalkannya”
“Dia membutuhkanku sebagai teman dalam kesepian dan pemberi pelukan di antara kepenatan kerjanya”
“Apakah cinta selalu menyediakan air mata?”
“Orang beriman dituntut memberi kesempatan orang lain bergabung.”
“Kamu walau memang dari kaum santri tapi ayahmu bukan kyai, jadi kamu bukan gus, bukan ningrat.”
“Kecuali kalau kamu masih keturunan sunan, lha itu malah hordogjumahwage”
“Kalau mau kerja keras, tidak lihat dia ini keturunan siapa, ya pasti akan suksess, mukti, mulia.”
“memiliki bakat saja jika tidak dikembangkan, ya tidak akan berhasil dengan gemilang”
“Senang dan cinta itu kadang-kadang tak bisa dijelaskan sebabnya”
“Apakah seharga itu kedudukan Kyai dan Nyai? Ditukar dengan materi dan kemewahan?”
“Gus itu ya masih ningrat to, ningratnya kaum santri, pesantren. Seperti juga Kyai.”
“Kamu anak sulung. Musti menjadi penerus pesantren keluarga ini”
“Beruntung kita‘punya’ Allah. Allah tak hanya melihat kemampuan, tapi juga usaha, prosesnya”
“kelinci yang terluka pun bisa berubah menjadi singa”
“Sebuah kota mampu mematahkan hatimu, tapi juga mampu melahirkan cinta untukmu.”