“Tapi, Bun. Pak Amir di kelas tadi bilang bintang itu hanyalah kumpulan material raksasa berwujud bola gas hidrogen, helium dan partikel debu. Benda mati yang terbentuk milyaran tahun silam. Mana sih yang benar, apa mamaku dulu berbohong?” sanggahku cepat. “Entahlah, Nak. Bunda tak seberuntung dirimu yang bisa mengecap bangku SMA, menjelajahi dunia lewat buku, internet atau apalah namanya. Juga tak mengenal mamamu sebelumnya untuk sekedar tahu apakah ia berkata benar atau dusta. Tapi setidaknya percayalah, rembulan yang benderang dan bintang yang menghiasi malam ini adalah perwujudan cinta dari sang Maha Penyayang untukmu Yenni Mirantika,” tatapan matanya amat meneduhkan.”
Quote by Yoza Fitriadi
Book:Menjemput Akhir
Work
Menjemput Akhir
Browse quotes and source details for this work. more
Author
You May Also Like
Source: Elipsis
Source: Apakah Seperti ini Cinta itu Sendiri ? Sebuah Cerita pada Sepotong Kayu
“Semua akan baik-baik saja — pada suatu ketika, kecuali jika engkau berhenti percaya.”