“Uang datang kepada mereka yang tahu bagaimana memberi arah kepada prosesnya. Mulai dari niat, motif dan fokus pada tujuan. Ia seperti aliran air: mengalir dari sumber mata air yang jernih mencari tempat berlabuh, menjauh dari yang keruh. Bila hatimu penuh syukur, uang akan mendekat dengan cara-cara yang tak terduga. Namun bila hatimu penuh keluh kesah, uang pun takut menetap — ia bisa saja datang sebentar, lalu pergi tanpa pamit. Kalau ingin menangkap ayam, jangan kejar ayamnya. Ia akan lari menjauh. Demikian pula; jangan kau kejar uang; karena ia akan terbang menjauh. Melainkan kejarlah pemahaman tentang bagaimana menciptakan nilai. Sebab nilai adalah bahasa yang dimengerti oleh semesta, dan mereka yang mendoakannya dengan penuh kesungguhan, mengupayakannya dengan ketekunan dan menuturkannya dengan tulus, takkan pernah kekurangan rezeki.”
Quote by Titon Rahmawan
Author
You May Also Like
Source: The Demon-Haunted World: Science as a Candle in the Dark
“The life of an unhappy rich person is poorer than a happy beggar.”
“Hakuna anayeweza kuwa tajiri wa kupindukia bila kuwa na uhusiano na Wayahudi.”
“What he was trying to teach me is that I have a body. And a mind. And a heart.”
Source: ちはやふる 12 [Chihayafuru 12]
“I've always, always wanted to become a person who is not a coward.”
Source: ちはやふる 26 [Chihayafuru 26]
Source: ちはやふる 18 [Chihayafuru 18]
Source: ちはやふる 22 [Chihayafuru 22]
“Really, people can only pray honestly when it's for someone else.”
Source: ちはやふる 44 [Chihayafuru 44]