“Katanya, jika rindu jatuh bersiaplah untuk patuh. Katanya, jika berani menyesap rindu harus siap menjadi candu. Benar, rindu memang pilu. Rinduku selalu saja kamu.” QuotesQuoteQuote Of The DayRinduKamuPiluCanduPatuh Author:Ammi Mayus
“Cara paling klasik membenci Hujan adalah menyangkut-pautkannya dengan pilu, seolah hidup kita paling sendu layaknya tumpukan jemuran basah dibawah hujan yang hanya bisa menunggu (Reda).” HujanPilu Author:Nom de Plume Press
“Apa boleh buat, jalan seorang penulis adalah jalan kreativitas, di mana segenap penghayatannya terhadap setiap inci gerak kehidupan, dari setiap detik dalam hidupnya, ditumpahkan dengan jujur dan total, seperti setiap orang yang berusaha setia kepada hidup itu sendiri—satu-satunya hal yang membuat kita ada.” HidupMenulisTotalJujurDetikKreativitas Book:Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara Source: Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara
“Sebagai pengarang saya masih lebih percaya kepada kekuatan kata daripada kekuatan peluru yang gaungnya hanya akan berlangsung sekian bagian dari menit, bahkan detik.” KataPengarangDetikGaungMenitPeluru Author:Pramoedya Ananta Toer
“Tanyalah pada angin, apakah ia bisa patah hati? Sejauh ini ia tak pernah menjawabnya. Tanyalah aku, bisakah aku patah hati? Sejauh ini kau membuatku seperti angin.” Patah HatiAnginSakit Hati Author:Alfin Rizal
“Siapa tau didalam hati, diam-diam angin ingin berhenti bertiup. Mengapa ia harus terus berhembus? tak bisakah ia menetap disuatu tempat yang ia suka? sesekali tak peduli dengan hukum konveksi, memuai oleh panas lalu terbang, tebal karena dingin lalu terjatuh kembali. Begitu sepanjang waktu, tapi Angin tak pernah berharap Bumi berhenti berputar.” Angin Author:nom de plume
“Kau tahu, pohon-pohon telah jadi batu, masa lalu pun tersapu hujan-gaduh itu. Kepada siapa aku harus menabalkan janji? Selain pada kenangan—mungkin selembar catatan bersamamu. Tapi hujan-rusuh dan angin-hingar, enggan mendengar rayuan. Yang kukatakan cuma gumam. Maka, dekatkan saja hatimu” SajakHujanAnginDekat Author:Ready Susanto
“AKU DAN ANGIN Aku dan angin sering berselisih paham, ia sering merayu untuk dikejar saat aku sedang lelah, tapi malah sembunyi saat aku penuh semangat. aku sungguh tak mengerti soal pertengkaran ini, tetapi aku juga tidak membenci angin, karena selesainya pasti kami akan berdamai.” SajakAnginDamaiBertengkar Author:Epaphras Ericson Thomas
“Edelweis ini bukan hanya sekedar bunga. Tapi ia memiliki filosofi yang indah. Makna sebuah perjuangan, ketulusan dan ketegaran. Itulah yang membuatnya disebut bunga keabadian,” sahut kakek itu sembari merentangkan tangan menikmati semilir angin yang datang. “Keindahan edelweis bukan saat ia berjejer di dalam vas. Bukan pula saat tersusun rapi dalam buket bunga dengan kain dan pita berwarna cerah. Tapi ia akan amat indah bila tetap di alam bebas, bermekaran di tengah hamparan sabana luas. Indah saat bergoyang diterpa angin pegunungan, memutih laksana salju di tanah lapang,” pungkasnya membiarkan Vidi termangu sendirian. (Tujuh Buket Bunga Keabadian, Dunia Tanpa Huruf R)” TravelCintaAnginRomantismoBungaGunungMawarBuketEdelweisVas Book:Dunia Tanpa Huruf R Source: Dunia Tanpa Huruf R
“Daun yang rapuh takut dengan angin. Karena ia tahu ketika angin berhembus ia akan jatuh. Apakah kau juga hanya hati yang rapuh? Yang akan jatuh ketika angin berhembus?” AnginRapuhDaunJatuhDaun RapuhHati Yang Rapuh Author:Rohmatikal Maskur