“Sejak percintaan pertama di senja itu, Aureliano dan Amaranta Ursula telah melanjutkan keuntungan yang disebabkan oleh jarangnya Gaston mengawasi istrinya, bercinta dengan semangat terhalang, tercekik dalam kesempatan-kesempatan untuk bertemu dan hampir selalu terganggu oleh kedatangan Gaston yang tiba-tiba.” SeksSkandalPerselingkuhan Book:One Hundred Years of Solitude Source: One Hundred Years of Solitude
“Begitu mereka melihat diri mereka, hanya berdua di rumah itu, mereka menyerah pada kegilaan dalam bercinta, seakan-akan mengejar waktu yang telah tersia-sia. Itu adalah nafsu dan gairah yang gila, menggusarkan, yang membuat tulang-tulang Fernanda gemetaran dari teror di dalam kuburannya dan mereka selalu saling menyenangkan.” CintaSeksHasratNafsuGairah Book:One Hundred Years of Solitude Source: One Hundred Years of Solitude
“Sementara Aureliano menggosok buah dada Amaranta Úrsula yang terangsang itu dengan putih telur atau melembutkan perutnya dengan mentega, maka Amaranta Úrsula akan bermain-main dengan makhluk penting dan berarti milik Aureliano, seakan-akan benda itu adalah boneka dan memberikan mata badut di atasnya dengan lipstiknya dan juga kumis orang Turki dengan pensil alisnya serta melilitkan simpul organ sebagai dasi dan topi kecil dari kertas timah.” Seks Book:One Hundred Years of Solitude Source: One Hundred Years of Solitude
“Suatu malam mereka memoleskan diri mereka dari kepala sampai ke ujung kaki dengan selei buah persik dan kemudian saling menjilat tubuh masing-masing seperti anjing lalu melakukan persetubuhan yang gila di atas lantai di beranda dan mereka terbangun karena suara gemuruh semut-semut pemakan daging yang siap melahap mereka hidup-hidup.” Seks Book:One Hundred Years of Solitude Source: One Hundred Years of Solitude