T Quotes
Browse famous quotes beginning with T. This page is a child index of the full Popular Quotes A-Z directory.
“Terkadang cinta itu seperti ketaksaan rasa. Hati tak mengerti, tak tereja mata, keluar dari logika.”
“Terkadang cinta memang tak pernah pandang bulu, sebab pabila mata telah gelap dan hati dibiarkan meraba-raba, segala kemungkinan hanya akan menciptakan pembenarannya sendiri.”
“Terkadang dalam hidup memang ada beberapa kenangan pahit yang begitu sulit untuk dilupakan, dan segala kenangan pahit tersebut agaknya memang tidak dirancang untuk dilupakan, melainkan untuk menguatkan pabila kita hendak berdamai dengan keadaan.”
“Terkadang dalam perjalanan aku sulit menentukan, apakah aku sedang pergi atau pulang.”
“Terkadang dibalik kepintaran seseorang juga terdapat kebodohan yang tersembunyi”
“Terkadang hal yang paling kita inginkan bukanlah sebuah kebutuhan.”
“Terkadang jatuh cinta yang terlalu tulus itu membuat kita takut. Takut kehilangan.”
Source: Maaf Aku Lagi Jatuh Cinta
“Terkadang kau harus tau jika uang tak bisa membeli semua hal, apalagi menyumpal mulutku.”
“Terkadang kelompok yang anti madzhab menggugat kita dengan pendapat sang pendiri madzhab atau para ulama dalam madzhab yang kita ikuti, seakan-akan mereka lebih konsisten dari kita dalam bermadzhab. Kaum Wahhabi ketika menggugat kita agar meninggalkan tahlilan dan selamatan tujuh hari selalu beralasan dengan pendapat al-Imam as-Syafi'i yang mengatakan bahawa hadiah pahala bacaan al-Qur'an tidak akan sampai kepada mayit, atau pendapat kitab I'anah al-Thalibin yang melarang acara selamatan tahlilan selama tujuh hari. Padahal selain al-Imam as-Syafi'i menyatakan sampai.
Kita kadang menjadi bingung menyikapi mereka. Terkadang mereka menggugat kita karena bermadzhab, yang mereka anggap telah meninggalkan al-Qur'an dan Sunnah. Dan terkadang mereka menggugat kita dengan pendapat imam madzhab dan apra ulama madzhab. Padahal mereka sering menyuarakan anti madzhab.
Pada dasarnya kelompok anti madzhab itu bermadzhab. Hanay saja madzhab mereka berbeda dengan madzhab mayoritas kaum Muslimin. Ketika mereka menyuarakan anti tawassul, maka sebenarnya mereka mengikut pendapat Ibn Taimiyah dan Ibn Abdil Wahhab al-Najdi. Sedangkan kaum Muslimin yang bertawassul, mengikuti Rasulullah SAW, para sahabat, seluruh ulama salaf dan ahli hadits.
Ketika mereka menyuarakan shalat tarawih 11 raka'at, maka sebenarnya mereka mengikut pendapat Nashiruddin al-Albani, seorang tukang jam yang beralih profesi menjadi muhaddits tanpa bimbingan seorang guru, dengan belajar secara otodidak di perpustakaan. Sedangkan kaum Muslimin yang tarawih 23 raka'at, mengikuti Sayidina Umar, para sahabat dan seluruh ulama salaf yang saleh yang tidak diragukan keilmuannya.
Ketika mereka menyuarakan anti madzhab, maka sebenarnya mereka mengikut Rasyid Ridha, Muhammad Abduh dan Ibn Abdil Wahhab. Sedangkan kaum Muslimin yang bermadzhab, mengikuti ulama salaf dan seluruh ahli hadits. Demikian pula ketika mereka menyuarakan anti bid'ah hasanah, makas ebenarnya mereka mengikuti madzhab Rasyid Ridha dan Ibn Abdil Wahhab al-Najid. Sedangkan kaum Muslimin yang berpendapat adanya bid'ah hasanah, mengikuti Rasulullah SAW, Khulafaur Rasyidin, para sahabat, ulama salaf dan hali hadits.”
Source: Buku Pintar Berdebat Dengan Wahhabi
“Terkadang kita butih sebuah jarak agar kita tak sedekat itu, agar kita sempat saling memandang. Aku dengan mata kananku dan kau dengan mata kirimu.
lalu kembali menjadi sepasang mata lagi.”
“Terkadang kita hanya perlu diam, kemudian mencontohkannya dengan perbuatan.
Dibandingkan terus-menerus menjelaskan, namun ujung-ujungnya semua terabaikan.
Terkadang kita harus terlebih dahulu bungkam, sebelum akhirnya mengambil sebuah tindakan.”
“Terkadang kita harus meneruskan langkah walaupun tujuan di hadapan samar-samar. Ini kerana matlamat kita adalah kerahmatan dan keredhaan Allah terhadap semua amalan kita. Itu sudah begitu jelas sekali untuk dicapai.”
Source: Lagenda Budak Usrah
“Terkadang kita lebih baik melepas seseorang atau sesuatu yang kita cintai tapi belum tentu dapat membuat kita bahagia, untuk seseorang yang belum tentu kita cintai tapi dapat memberikan kita kebahagiaan.”
Source: Dear Friend With Love
“Terkadang kita lupa bahwa kita adalah sebuah cangkang raga yang dikendalikan oleh segenggam cahaya yang disebut "jiwa".”
“Terkadang kita membiarkan hidup tidak terprogram,mengatas namakan mengikuti takdir tanpa target &tujuan berarti”
Source: How to Reset Your Life
“Terkadang kita merasa bahwa tuhan tidak adil dengan semua keputusan-Nya, dan menganggap bahwa tuhan berat sebelah dalam mengambil keputusan.
Melihat si A kaya, si B hidupnya bahagia,
kita jadi iri, tak terima semua keadaan itu menimpa mereka.
Padahal tanpa kita sadari, si A dan si B kadang-kadang juga iri melihat keadaan kita yang biasa-biasa saja.”
“Terkadang kita semata-mata harus bertindak atas dasar pertimbangan kita sendiri. Terkadang kita harus melakukan hal yang kita yakini kebenarannya di lubuk hati.”
Source: Radiance
“Terkadang memang ada satu atau dua hal yang memaksa kita berpikir untuk tidak berpikir sekali lagi.”
“Terkadang Pantai adalah sebuah sinema, hamparan pasir, deru ombak dan semilir angin sebagai tokoh utama dan kita entah pada scene keberapa tak sengaja duduk berdua dan membuat hal yang biasa kita sebut "CERITA".”
“Terkadang penyesalan itu ada, tapi bukan karena perpisahan, melainkan karena singkatnya pertemuan.”
Source: Serpihan Cinta di Hollandia
“Terkadang, saat kita nggak bisa jelaskan dengan logika gimana caranya untuk menyelamatkan seseorang yang kita hargai dan sayangi, kita cuma perlu percaya.”
“Terkadang satu orang membuatmu lupa seribu orang, seribu orang yang selalu mengingatkanmu tentang seribu orang lainnya.”
“Terkadang sebuah janji ada, namun bukan untuk ditepati, terkadang ia terikat hanya untuk sekedar berkata lalu pergi.”
“Terkadang semua terasa terputar kembali. Kita seperti pernah berada di ruang sama, dengan kejadian dan situasi yang sama, tetapi dalam waktu yang berbeda.”
Source: Malaikat
“Terkadang sesuatu yang diluar nalar kita, itu bisa terjadi. Dan itu nyata!”
“Terkadang yang kamu perlukan adalah terjun dan terlibat pada akar masalah untuk memperbaiki keadaan”
“Terkadang,yang tak bisa kamu lupakan
adalah seseorang yang tak pernah bisa kamu miliki.”
Source: All You Can Eat
“Terketmedi sevdan beni,
Aç kaldım, susuz kaldım,
Hayın, karanlıktı gece,
Can garip, can suskun,
Can paramparça...
Ve ellerim, kelepçede,
Tütünsüz uykusuz kaldım,
Terketmedi sevdan beni...”
Source: Hasretinden Prangalar Eskittim
“Terlalu banyak tahu kadang-kadang malah mengundang orang lain untuk mengerjaimu.”
Source: Man's Defender
“Terlalu banyak yang diucapkan apabila kita berdiam diri. Kata-kata ghaib seolah-olah batu, menghimpit kami.”
Source: Dentang
“Terlu flipped to the end to find a brief note about the authors: Kiela and Caz were the co-owners of a jam shop on the island of Caltrey. Kiela was formerly a librarian at the Great Library of Alyssium, where Caz, a sentient talking spider plant, had been her librarian assistant. She thanked her husband, Larran, as well as a list of friends. Caz thanked his partner, Meep.
Yarrow wrapped his arm around her shoulders.
She realized she was crying.
"He's okay," Terlu said. "I did the right thing.”
Source: The Enchanted Greenhouse
“Term insurance is temporary, but your problem is permanent.”
“Term Life Insurance is the only insurance I recommend. It's the least expensive way to get the coverage your family needs and allows you to lock in rates for 15, 20 or 30 years. Zander's online quoting system will help you find the most competitive options. It's more affordable than you think!”
“Term limits aren't enough. We need jail.”
“Term limits mean that you don't trust the voters. 'Stop me before I vote again.'”
“Term limits would make Congress bolder, more independent, and less risk-averse.”
“Term, holidays, term, holidays, till we leave school, and then work, work, work till we die.”
“Terminalizing phenomena gives the illusion of knowledge.”
“Terminar este duelo, amalgamar la idea pura con la realidad humana, hacer penetrar pacíficamente el derecho en el hecho y e hecho en el derecho, es el trabajo de los sabios.”
Source: Les Misérables
“Termine como termine mi historia, nunca olvidaré lo afortunado que soy.”
Source: Once
“Terminological infelicities have a way of breeding conceptual confusion.”
Source: Subjective, Intersubjective, Objective: Philosophical Essays
“Terminus sniffed. “I guard borders. I don’t kill giants. It’s not in my job description.”
“Terminé por encontrar sagrado el desorden de mi espíritu. Permanecía ocioso, presa de pesada fiebre: envidiaba la felicidad de las bestias —las orugas, que representan la inocencia de los limbos, los topos ¡el sueño de la virginidad!”
Source: A Season in Hell
“termină-i mai repede
urmează stația Grozăvești
cu peronul pe partea dreaptă”
Source: Legende urbane
“Termites follows man-made light even they burned beneath the light.”
“Termos de raciocínio constituem patamares; as escadarias entre um e outro se atravessa sem corrimão, de pés descalços, no próprio breu.”
Source: Caro Jovem Adulto
“Terms don't define our lives; our lives define our terms.”
“Terms like 'good' and 'bad' are extremely simplistic in what is a far more complex situation.”
“Terms like that, 'Humane Society,' are devised with people like me in mind, who don't care to dwell on what happens to the innocent.”
“Terms such as obscene are used swiftly in order to protect people from exposure to the truth.”