“Sri menatapku tak berkedip. Satu per satu dia melepas baju saya. Satu per satu saya melepas bajunya. "Aku rindu sekali, Sayang," bisik saya. "Lebih-lebih aku, Mas, desisnya di lubang telinga saya. Sawah yang luas itu pun menyibak. Mendorong kebutuhan yang dalam sang bajak. Di haribaan yang saling lekat, kesampaian jadi pekat. Desahan itu, desahan itu, seperti lama benar aku tak mendengarnya. Lautku. Angkasaku. Bumiku. Yang memberikan segalanya. Aku menyelam tak puas-puasnya. Ada yang kurang. Ada yang kurang. Apa itu? Minta diulang? Tambah waktu.”
Quote by Danarto
Work
Berhala: Kumpulan Cerita Pendek
Browse quotes and source details for this work. more
Author
You May Also Like
Source: Pacar Seorang Seniman
Source: Die Onaantasbares
“Ek het haar die hoer gemaak van my behae en die slaaf van my nukke”
Source: Die Onaantasbares
Source: Identity
Source: Ulica propuha
Source: Sexdagboek
Source: Ojciec Chrzestny. Trylogia
“Time has the greatest number of followers —including those who walk ahead of it.”
“In elke man schuilt de vrouw die hij graag aan zijn zijde heeft.”
“Daar lag de liefde van een vrouw, en niemand had honger.”
Source: Joe Speedboot