Quotessence
Home / Quotes / K Quotes

K Quotes

Browse famous quotes beginning with K. This page is a child index of the full Popular Quotes A-Z directory.

All K Quotes

“Kit swiftly lifted Susannah up into his arms as it whipped past; she ducked her head in his chest. Fortunately the adder's retreat was hasty and complete. "It's all right," he said softly. "You're all right. It's gone." Susannah said nothing for a time; just breathed swiftly in and out. She was warm and lithe in his arms; the faintest scent of lavender, and that mysterious sweetness of her own, the scent he'd discovered at the nape of her neck the day he'd caught her spying on him, rose up to him, released by the heat of her skin. "It was a snake." Her voice, a trifle unsteady, was muffled against his shirt. "It was, indeed," he said softly. Her breath had found a gap between the buttons of his shirt; it washed over his skin in a very nearly hypnotic rhythm. In... and out. In... and out. In... and---”

“Kita adalah spesies yang sedang mencari makna dalam semesta yang tak bermakna. Kita menciptakan kitab suci, hukum moral, dan impian utopis demi bertahan hidup dalam kekacauan kosmis ini. Tetapi kita juga harus cukup rendah hati untuk mengakui: bahwa semua itu tidak lebih dari sandi-sandi simbolik untuk mengatasi absurditas keberadaan.”

“Kita akhiri penjelasan ini dengan menegaskan bahawa perkataan as-Salafiah itu tidak membawa sebarang pengertian ilmiah atau bertepatan dengan realiti agama Islam yang membolehkan kaum muslimin menjadikanya sebagai sebuah jemaah ikutan yang istimewa, membezakan di antara mereka dan orang-orang Islam lain yang turut beriman dengan Allah dan Rasul serta berpegang teguh pula dengan dasar dan usul-usul dalam agama. Dengan itu jelaslah kepada anda bahawa golongan salaf soleh yang dinasabkan perkataan as-Salafiah kepada mereka itu sebenarnya tidak pernah bersikap kaku sepanjang ketiga-tiga zaman hidup mereka, bahkan walau satu zaman sekali pun, dalam setiap perkataan yang mereka lafazkan, pendapat yang mereka curahkan atau adat kebiasaan yang mereka lakukan. Yang kaku sebenarnya ialah method yang dinasabkan kepada mereka, method yang lebih berupa manfesto parti.”

“kita bebas, berpikir bahwa kita lah pemeran utama, kita bebas, bercumbu dengan siapa saja yang di sukai, aku tak terbendung, kau tak tertahankan, kita bebas, tak perlu saling mengintip. lihat saja langit,awan yang berarak itu tetap sama, jika akhir adalah permulaan bagi sesuatu yang baru untuk memulai. mau kah kau melewati akhir itu? kau tak perlu risau jika tak mampu, ini berat kembali lah pada dia atau yang seperti dia. aku taklukkan akhir itu, biar kau tau. aku bajingan yang benar-benar berbeda.!!!”

“Kita diminta menjadi budayawan patriotik yang jujur; berani mengkritik persekitaran dan negara tanpa berasa khuatir dituduh tidak setia atau berkhianat kerana sebagai pencinta tanah air, kita sedang berperang dengan kejahatan bangsa kita. Pihak yang berkhianat ialah budayawan yang memuji dan mendewakan pemimpin dengan niat mengambil hati (salah atau benar) bagi kepentingan dirinya. Salah atau benar ini adalah tanah air kita. Lantaran itu kita berani mengkritiknya dan berani mempertahankannya.”