“Aku adalah bunga di pinggir jalan, berbalut asap knalpot, dilindas mobil, diinjak pejalan kaki, hitam, dekil, tidak berharga. Sampai ketika engkau memindahkanku ke pot yang indah, bermandikan air cucian beras, tanah yang subur, dan senyumanmu saat sedang memberiku pupuk.”
Quote by Achmad Aditya Avery
Author
You May Also Like
Source: The Soul of Sex: Cultivating Life as an Act of Love
Source: Anak Pohon
“kau air, dan akulah basahnya kau api, dan akulah suhunya kau aku, dan cintalah puncaknya”
Source: Mengunjungi Hujan yang Berteduh di Matamu
Source: Lost at Sea
Source: Renegade: The Lives and Tales of Mark E. Smith
Source: Catatan Pinggir 7