Quotessence
Home / Quotes / V Quotes

V Quotes

Browse famous quotes beginning with V. This page is a child index of the full Popular Quotes A-Z directory.

All V Quotes

“Vi stretar på i motvinden över den fasta sanden fram till strandkanten. Caleb öppnar kakburken och tar en näve av det silvriga gruset där inuti. Vinden blåser för kraftigt utifrån vattnet för att vi ska kunna kasta i det, så han släpper ner de grövre bitarna i en liten våg som letar sig upp mot våra skor. Jag tillåter inte mig själv att tro att det är hon. Jag tillåter inte mig själv att tro att min mammas kropp - hennes hår, hennes leende, de två stämbanden som alstrade ljudet av hennes röst, hennes hjärta, hennes snygga rumpa, hennes lena ben, hennes tår som hördes när hon gick - har bränts upp till det här gruset i min hand.”

Author:Lily King

“Vi è sotto la società, insistiamo, e vi sarà sempre, fino al giorno in cui l'ignoranza non sarà del tutto scomparsa, la grande caverna del male. Questa caverna è al di sotto di tutte, ed è nemica di tutte. È l'odio senza eccezioni. [...]Questa caverna ha come scopo l'inabissamento di tutto. Di tutto. Comprese le caverne superiori, che essa esecra. Essa non mina solamente, nel suo odioso brulicare, il presente ordine sociale; essa mina la filosofia, la scienza, il diritto, il pensiero umano, la civiltà, la rivoluzione, il progresso. Si chiama semplicemente furto, prostituzione, omicidio e assassinio. Essa è tenebra, e vuole il caos. La sua vòlta è fatta d'ignoranza.”

“Via Dolorosa Mari kita berhenti sejenak untuk menghela napas, setelah perjalanan ke Golgotha yang menyiksa tubuh dan batin. Kayu salib yang kau pikul itu menyerap seluruh inti dosa, seperti menatap jauh ke pusat matahari dan membaca kucuran darah dalam goresan sejarah: tubuh rapuh anak manusia. Sebab biji-biji rosario yang kau daraskan dalam lantunan doa bukanlah sekadar wujud dosa atau penyesalan; itu adalah teologi batinmu yang utuh, penebusan dalam pernyataan iman yang tak pernah kau ucapkan terang-terangan. Dan Sang Mesias—dalam ketelanjangan yang tak mungkin ditutup-tutupi— bukanlah karakter rekaan dari kabut kebodohan atau kebohongan. Ia adalah kebenaran yang memutuskan menampakkan diri. Bukan raga leta yang dibungkus sebagai fiksi agar kebenaran dapat ditanggung, agar cahaya dapat diterima sebagai pijar pengetahuan sejati. Meski untuk itu, setiap yang percaya harus rela membiarkan sebagian dirinya hangus. Maka aku mengetuk pintu rumahmu, memohon menjadi tamu agar dapat membaca kedalamanmu tanpa prasangka, bukan melalui tafsir yang menyesatkan, melainkan atas kehendakmu sendiri. Dan kau izinkan aku menjumpai Sang Anima— bukan siluet samar pada kaca yang retak, melainkan kesadaran yang mengenakan raga hanya untuk mengajar kita apa arti sesungguhnya menjadi manusia. Ternyata ia adalah: tubuh yang terluka, ruh yang berdoa, jiwa yang menopang derita, kebenaran yang terus dicari, kesadaran yang paling jujur, luka yang akhirnya diakui, cinta yang bersembunyi— pengakuan yang tak sanggup kita lafalkan dalam ritus mana pun. Itulah jalan salib psikologis yang tak seorang pun ingin tempuh sendirian: pengampunan yang getir, simbol penebusan yang belum selesai, roh suci penuntun arah, ruang rekonsiliasi yang tertunda, arena duel antara jiwa dan masa lalu, perkamen sejarah yang menulis ulang dirinya sendiri. Dan meski berat, kau telah mengungkapkan perasaanmu dengan ketelanjangan yang tak mungkin kaupalsukan. Sebab pada ujung perhentian, malaikat akan bertanya kepadamu: apakah engkau akan berdiri di sana sebagai saksi— atau sebagai jiwa yang menunggu giliran untuk diadili? Via Dolorosa yang membentang di hadapanmu adalah sebuah persimpangan: ke mana engkau hendak menuju— salib atau kebangkitan? Lihatlah bagaimana Ia menyerahkan luka-lukanya untuk dilihat dunia tanpa tabir. Kita menyebutnya radikal, kita menyebutnya rapuh, kita menyebutnya pengorbanan— padahal mungkin itu hanyalah cara kebenaran mengundang kita untuk jujur pada diri sendiri. Keraguan yang kini menggantung di udara: siapa yang menghujat? siapa yang memukul dada sambil memohon ampun? Sampai akhirnya kita tiba pada pertanyaan yang tak bisa lagi ditunda: Setelah semua ini, apakah kau dan aku akan bangkit bersama-Nya? Apakah pada akhirnya, kita akan diselamatkan? November 2025”

“Via Negativa Sometimes it's too hard with words or dark or silence. Tonight I want a prayer of high-rouged cheekbones and light: a litany of back-lit figures, lithe and slim, draped in fabrics soft and wrinkleless and pale as onion slivers. Figures that won't stumble or cough: sleek kid-gloved Astaires who'll lift ladies with glamorous sweeps in their hair— They'll bubble and glitter like champagne. They'll whisper and lean and waltz and wink effortlessly as figurines twirling in music boxes, as skaters in their dreams. And the prayer will not be crowded. You'll hear each click of staccato heel echo through the glassy ballrooms—too few shimmering skirts; the prayer will seem to ache for more. But the prayer will not ache. When we enter, its chandeliers and skies will blush with pleasure. Inside we will be weightless, and our goodness will not matter in a prayer so light, so empty it will float.”

“Via the power of the swamplands I cast a double-decker Gris-Gris on my pirogue, to give Ol’ Alfonse a VERY, Very Nasty bellyache.” “Hey now Cricket,” How-Ya-Do scolded, “you better watch-out playing around with them Voodoo spells.” “Says who,” Cricket countered combatively. “You know you ain’t supposed to Conja no Gris-Gris. You be just “a little Cajun-girl,” not a Voodoo Priestess, like Madame Teche” How-Ya-Do reminded her, “what are you gonna do if that Gris-Gris bounces off of a tree `n whammies somebody-else by mistake?”

“Viagra isn't the only drug being prescribed off-label for women with arousal problems. Los Angeles urologist Jennifer Berman told me some doctors are prescribing low doses of Ritalin. Drugs like Ritalin improve a person's focus, so it stands to reason that it would make it easier to stay attuned to subtle changes taking place in one's body. 'It enables a woman to focus o the task at hand,' said Berman, managing, though surely not intending, to make sex sound like homework.”

“Viajar es en realidad tan simple como vivir. Si en cualquier momento de nuestra existencia nos detenemos a mirar hacia atrás y hacer un balance - un balance en verdad honesto -, la mayor parte de las veces no deberíamos sentirnos satisfechos de lo que esa vida nos ha deparado; pero si nos limitamos a aceptar lo que nuestra memoria quiere ofrecernos, entonces merece la pena seguir adelante.”

“viajar (v.) é viver o suficiente para se achar. é podar as próprias raízes. é brincar de ter asas. é máquina de fazer memórias. é desenhar um mapa com vivências. é atestar a imensidão do mundo. é pegar carona no vento. é perceber que nossa casa é passageira, cidades são estações, e nós somos o trem. é a gente conhecendo o mundo (ou o mundo conhecendo a gente?).”