Quotessence
Home / Quotes / J Quotes

J Quotes

Browse famous quotes beginning with J. This page is a child index of the full Popular Quotes A-Z directory.

All J Quotes

“Jika dilihat dari kacamata potensi, segala kelakuan “nakal” itu berpotensi untuk menjadi baik. Jika anak-anak tidak bisa diam, itu adalah potensi untuk mereka memiliki kesehatan jasmani. Jika anak-anak tidak mau berbagi atau mengalah, itu adalah potensi untuk mereka punya harga diri dan berdaulat. Cerewet dan keras kepala adalah potensi untuk mereka menjadi pemimpin. Cengeng adalah potensi mereka punya empati yang tinggi. Tidak tuntas dan sering membuat berantakan adalah tanda mereka punya banyak ide. Mencari perhatian dan cemburu adalah tanda mereka penyayang. Mencoret-coret adalah tanda mereka suka keindahan dan seni.”

“Jika" Jika hanya ini jalan yang tersisa untuk aku tempuh Maka aku akan menapakinya walau tapak beralas darah Jika mata dibalas mata hanya membuat dunia buta Maka kuterima semua kegelapan itu walau harus merindu setitik cahaya Jika kau jegal langkahku Maka kujegal langkahmu Jika kau henti nafasku Maka kuhenti nafasmu Jika kau gurat nadi leherku Maka kugurat nadi lehermu Jika hanya itu cara yang tersisa Untuk membuatmu memahami luka (Untuk Fadila Nazian)”

“Jika keadaan telah sangat buruk dan membuat kita kehabisan napas, jangan pernah ragu untuk mengulurkan tangan minta pertolongan. Depresi bukan kondisi yang bisa diremehkan dan bisa saja terjadi pada siapa pun. Mulailah dengan bersikap lebih sensitif pada orang-orang di sekitar. Apa yang mereka pikirkan, khawatirkan, dan takutkan. Dengan begitu, ini akan mencegah dan membuat kita berpikir ulang untuk tidak mengatakan hal-hal menyakitkan yang memicu kondisi seseorang menjadi depresi lalu memutuskan mengakhiri hidupnya.”

“Jika kisahmu diulang seribu tahun setelah kepergianmu, maka mereka yang mencintaimu akan merasakan kehilangan yang sama dengan para sahabat yang menyaksikan hari terakhirmu, wahai Lelaki yang Cintanya Tak Pernah Berakhir. Mereka membaca kisahmu, ikut tersenyum bersamamu, bersedih karena penderitaanmu, membuncah bangga oleh keberhasilanmu, dan berair mata ketika mendengar berita kepergiamnmu. Seolah engkau kemarin ada di sisi, dan esok tiada lagi. (Muhammad - Para Pengeja Hujan)”