Quotessence
Home / Topics / Cinta Quotes

Cinta Quotes

Browse 508 quotes about Cinta.

Cinta Quotes

“Meski zooplankton itu tergolong hewan, mereka tidak pernah memangsa makhluk hidup lainnya. Merekalah satu-satunya hewan di dunia yang tidak membunuh makhluk lain untuk urusan isi perut, bahkan rumput laut pun tidak. Zooplankton sempurna makan dari hasil fotosintesis matahari. Kemudian memasrahkan diri dimakan oleh ikan-ikan kecil. Zooplankton selalu setia sampai kapan pun menjadi rantai terbawah dalam piramida makanan.”52”

“Dia membuka mulutnya dan menekankan lidahnya masuk ke mulut Jean-Marc, penuh semangat menjilat apa pun yang ditemukannya di dalam situ. Kegigihan lidah-lidah mereka ini bukan kebutuhan sensual melainkan desakan kebutuhan untuk saling mengabarkan bahwa keduanya siap main cinta, segera, saat itu juga, tuntas dan liar tanpa kehilangan waktu sedetik pun saja. Lidah-lidah mereka tidak ada kaitannya dengan nafsu atau kesenangan, lidah-lidah itu adalah bentara, wartawan-wartawati. Kedua orang itu tidak ada yang punya keberanian untuk mengucapkan dengan lugas dan keras, "Aku ingin bersetubuh denganmu, sekarang juga, tanpa ditunda," maka mereka suruh lidah-lidah mereka jadi juru bicara.”

“Namun, keduanya telah mencapai semacam kepandaian dalam teknik yang paling ekstrem sehingga bila mereka menjadi kehabisan tenaga, mereka pun masih dapat memanfaatkan kondisi itu untuk meningkatkan gairah keduanya. Mereka akan menyerahkan diri mereka pada pemujaan tubuh-tubuh sambil menemukan, bahwa periode-periode sisanya dalam bercinta merupakan kemungkinan-kemungkinan yang belum diselidiki, belum dijelajah, jauh lebih kaya daripada sekadar hasrat atau berahi.”

“Menuju Kamu Saat nama indah mu disebut-sebut mentari pun meredup rembulan pun menunduk alunan nama mu umpama ritma dengan bait-bait keindahan seakan ada tangan-tangan yang menjemput siapa pun yang mendengarkan terkumat-kamit menyanyi-nyanyi meliuk-lentok menari-nari bertemasya aku dengan nama mu biar kamu tak aku temukan namun kamu yang aku rasakan biar kamu tak mereka pedulikan namun kamu yang aku bicarakan kerana ini barangkali bukti mengerti kerana ini barangkali erti memahami masih berbicara tentang mu semilir angin menyinggahi waktu menyapa bahuku dingin dan nyaman ini umpama ilusi sayangku umpama titis embun yang terlihatkan di padang pasir yang bosan dan menghampakan umpama bintang timur yang bergemerlapan di langit hitam yang hujan dan mengecewakan apa ilusi-ilusi ini hadiah aku kerana bekerja keras menuju kamu? dan semestinya ilusi yang paling menenangkan adalah menemui kamu lantas terus jatuh cinta yang paling dalam hingga kedalaman muka bumi aku ragukan jatuh cinta yang paling besar hingga besarnya alam ini aku bimbangkan Aku yakini yang mencari lantas menemui hingga akhir nanti tetap sahaja dengan nama mu menyanyi aku menari aku deria-deria lantas bertumbuh melawan aras mencari cinta yang paling deras; Kamu pancaindera pantas bercambah lebih tegal menuju rindu yang paling tebal; Tetap Kamu, Penciptaku Rumah Gapena, 4 April 2015”