Quotessence
Home / Topics / Cinta Quotes

Cinta Quotes

Browse 508 quotes about Cinta.

Cinta Quotes

“Rayakanlah setiap kebaikan yang dilakukan dirimu sendiri, tidakkah kamu mengerti seberapa keras kamu menuntutnya untuk melakukan yang terbaik. Sebuah es krim dengan butiran cokelat yang kamu nikmati dengan dirimu sendiri bukankah itu indah? Jika atasan bisa memberikan hadiah kepada bawahan, jika sahabat bisa memberikan hadiah kepada sahabat, kenapa diri sendiri yang setiap detik bersamamu tidak kamu hargai?”

“Hujani cintaku hari ini Hujan menawarkan gerimis dan kamu menawarkan senyum manis Hujan menghadirkan rindu Dan kamu menawarkan pilu Bila waktu tak bisa hentikan rinduku Pada derai hujan ku sampaikan tanpa ragu Ku sapa lembut kasihmu Ku rangkul erat cintamu Tapi sayang itu hanya angan candu Pergilah biarkan aku bebas menapak bumi kering yang basah pada hujan ini Pergilah lanjutkan cintamu hari lalu dan hari ini Aku akan menemukannya untuk hari ini dan selamanya Cintaku hari ini Rapuh Terpapar bebas terhempas luas dibumi keras Hujani cinraku hari ini”

“Angin bertiup di kerut sendunya wajahmu Terlukis indah dunia yg melekat di bibirmu Engkau tersenyum seakan berharap namun tak mau Engkau berbalik seakan melangkah namun tak melaju Ku sapa bayang terpapar lurus pundak ditata Ku coba selaras ikuti arah melayang disana Mengapa engkau seakan tak tergoncang alunan tersapa Mengapa terlihat biasa tak terhirau merana di kata Kecewa diri tersadar berdiri menyendiri Terlena diawan petir gejolak me-ngingini Sudah, sudah angan begitu ter-begini Akhirnya tau tau kau hanyalah Mimpi Ia, engkau mimpi Mimpiku sendiri. #Manhalawa, Maret 2020”

“Kadang aku merasa sudah dekat dengan kegilaan. Kamu tahu apa yang paling menyakitkan saat perasaanmu begitu terikat kepada seseorang? Bukan karena kamu tidak bisa menyatu dengan dia maka kamu akan merasa hidupmu begitu nestapa. Sesuatu yang lebih meluluhlantakkan hatimu adalah ketika seseorang -yang menyandera kemampuanmu untuk memiliki itu- tak melibatkan lagi namamu dalam hidupnya, tidak mengingat tanggal lahirmu, tidak mengucapkan apapun ketika datang tahun baru, bahkan tidak mengirimkan pesan basa-basi pada hari perayaan agamamu. Kamu tidak terlibat sama sekali dalam hidupnya. Bahkan sekadar untuk diingat.”

“PERCAKAPAN DUA RANTING kalau pernah kamu bertemu dulu, apa yang kau inginkan nanti? sepi. kalau nanti kau dapatkan cinta, bagaimana kau tempatkan waktu? sendiri. bila hari tak lagi berani munculkan diri, dan kau tinggal untuk menanti? cari. andai bumi sembunyi saat kau berlari? mimpi. lalu malam menyer- gapmu dalam pandang tiada tepi? hati. baik...aku tak lagi memberimu mungkin? kecuali. baik..baik, aku hanya akan menya- pamu tanpa kecuali? mungkin. dan jika tetap seperti itu, embun takkan jatuh dari kalbumu? sampai. akankah kau patahkan tubuhmu hingga musim tiada berganti? mari. lalu kau tumbuhkan bunga tanpa kelopak tanpa daun berhelai-helai? kemari. juga kau benamkan yang lain dalam jurang di matamu? aku. katakan bahwa kau mene- rimamu seperti aku memberimu?... kau? ya. kau?...aku. Besancon, oktober sebelas 1997.”

“Perempuan adalah kota yang sepi, tetapi tidak mati. Ia memiliki banyak persimpangan, mobil tua yang kadang terparkir rapi, tidak jarang pula sembarangan di sudutsudut jalan. Gedung-gedung yang menjulur tinggi, pemukiman, jalan yang lengang, lampu merah hijau di perempatan, sangat sepi. Namun tidak mati. Dia hanya menunggu, seseorang tinggal di dalamnya. Maka jangan pernah meninggalkan seorang perempuan dalam kesepian.”