Quotessence
Home / Topics / Cinta Quotes

Cinta Quotes

Browse 508 quotes about Cinta.

Cinta Quotes

“Pasangan yang 'saling mengisi', misalnya pribadi atau kebiasaan cowoknya bertolak belakang sama ceweknya. Ada juga cewek yang suka cowok yang berasal dari dunia pergaulan yang beda sama dirinya. Itu karena, disadari atau enggak, dia punya obsesi terpendam yang enggak bisa dia lakuin sendiri, dan dia temukan itu di orang lain. Jadi, seolah-olah dia bisa melihat obsesinya itu terwujud lewat pasangannya. Tetap aja mengacu pada dirinya sendiri, 'kan? Itu cara kita berkilah dari pengakuan bahwa kita enggak berhasil menciptakan obsesi itu sendiri.”

“Jangan mempermainkanku dengan kata kata yang mempunyai banyak ilusi Jangan mengecokkanku ribuan majas yang makin tak bertepi Sejenuh, sejenak, mengapung menggantung, Apakah kau menganggapku selirih sepandang seperjalanan menanti berlalu? Jujur, kau seindah, semenarik, terpandang Memang, kau sejernih, selugu, segala terpancar Lalu mengapa kau, adapun mau, adapun membaur Berdatang dan berlalu Tiba-tiba kau tertarik dengan angin yang terasakan mengepoi-sepoi sore hari segala terlalu Sungguh, kini kau sesulit ini dipahami? Ber-entah kata jika ditata berbaris Ber-jenaka di alun syair Berujung ku me-nyudahi Terbegitukah ku lakui...? ... #medan, April 2020 Judul: MengapaKah”

“Begini cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta; Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada di sekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh. Keindahan adalah ketika engkau merasa ia memerhatikanmu tanpa engkau tahu. Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigilkan akalmu. Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila. Berhati-hatilah…. Kelak, hidup adalah ketika engkau menjalani hari-hari dengan optimisme. Melakukan hal-hal hebat. Menikmati kebersamaan dengan orang-orang baru. Tergelak dan gembira, membuat semua orang berpikir hidupmu telah sempurna. Sementara, pada jeda yang engkau buat bisu, sewaktu langit meriah oleh benda-benda yang berpijar, ketika sebuah lagu menyeretmu ke masa lalu, wajahnya memenuhi setiap sudutmu. Bahkan, langit membentuk auranya. Udara bergerak mendesaukan suaranya. Bulan melengkungkan senyumnya. Bersiaplah… Engkau akan mulai merengek kepada Tuhan. Meminta sesuatu yang mungkin itu telah haram bagimu.”

“Kesatuan yang dicapai dalam kerja produktif tidaklah bersifat antarpribadi; kesatuan yang dicapai dalam peleburan orgiastik bersifat sementara; kesatuan yang dicapai oleh kesesuaian hanyalah kesatuan semu. Oleh karena itu, semuanya hanyalah jawaban parsial atas masalah eksistensi. Jawaban yang utuh terletak pada pencapaian penyatuan antarpribadi, peleburan dengan pribadi lain, dalam cinta. (Terjemahan Andri Kristiawan, Penerbit Gramedia)”

“SYAIR YANG CANTIK DI MATA Resmi orang bercinta, adanya kesetiaan, adanya ambil berat, Cinta sejati pula, tidak bertambah kerana kebaikkan, tidak kurang pula kerana kesalahan. Jodoh memang rezeki, sedangkan rezeki pula perlu diusahakan, tidak datang bergolek. Di dalam berusaha pula, banyak pilihan, pada pilihan hadirnya persaingan, Pada persaingan tersingkap kesungguhan. Yang cantik di mata, belum tentu berkenan di hati, Yang baik di hati, belum tentu zahir cantik di mata. Mata lalat nampak sampah, mata lebah nampak madu. Jika cantik itu hapus, harta itu habis, keturunan itu kurang, maka agama dan akhlak penenang jiwa, Maka soleh untuk solehah, solehah untuk soleh.”