Quotessence
Home / Quotes / A Quotes

A Quotes

Browse famous quotes beginning with A. This page is a child index of the full Popular Quotes A-Z directory.

All A Quotes

“Apabila kita mengabadikan warisan zaman silam Islam - ketika menamakan institusi awam, ataupun ketika menggambarkan kegemilangan masa silam dalam buku dan di muzium - kita mestilah sentiasa ingat bahawa warisan ini terbina berdasarkan keyakinan umat Islam terhadap Islam. Keyakinan ini dikekalkan dengan adanya kemakmuran material, yang didukung oleh tahap kestabilan politik dan perundangan yang mencukupi.”

“Apabila sebagai pengarang harus kutangguhkan begitu banyak ketidakadilan di tanahair sendiri, penganiayaan lahir-batin, perampasan kebebasan dari penghidupan, hak dan milik, penghinaan dan tuduhan, bahkan juga perampasan hak untuk membela diri melalui mass-media mau pun pengadilan, aku hanya bisa mengangguk mengerti. Sayang sekali kekuasaan tak bisa merampas harga diri, kebanggaan diri, dan segala sesuatu yang hidup dalam batin siapa pun.”

“Apabila seorang manusia terpisah dengan orang yang dia cintai, ingatannya terhadap orang itu pasti akan pudar juga. Sedikit demi sedikit. Malangnya, lompong kosong yang hilang mendadak dalam hati itu tidak akan begitu mudah diabaikan. Lompong itu akan menuntut manusia mengisinya. Akhirnya si manusia terpaksa akur lalu melengkapkannya menggunakan apa-apa sahaja yang tinggal. Menggunakan memori.”

“Apakah ada yang tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang yang tidak boleh dicintai? Aku tahu. Hidup ini sungguh aneh, juga tidak adil. Suatu kali hidup melambungkanmu setinggi langit, kali lainnya hidup menghempaskanmu begitu keras ke bumi. Ketika aku menyadari dialah satu-satunya yang paling kubutuhkan dalam hidup ini, kenyataan berteriak di telingaku dia juga satu-satunya orang yang tidak boleh kudapatkan.”

“Apakah arti relasi dengan orang terdekat atau teman hidup? Sebagian orang mengartikannya sebagai pendamping hidup dalam melewati suka dan duka, membina satu hubungan rumahtangga yang harmonis, bersama-sama meraih kesejahteraan keluarga. Aku pun demikian. Namun lebih jauh lagi, teman hidup bagiku adalah partner perjuangan. Sebuah relasi bisa saling memberi ruang bagi semangat positif masing-masing. Sejak berpacaran dengan Alva, dan memiliki niat serius untuk masuk ke jenjang pernikahan, aku tahu permulaan apa yang harus kami buat. Yang harus kami bina adalah melatih diri kami untuk menjadi "pembentuk" sukses satu sama lain. Dan pada akhirnya, menjadi sukses bersama. Relasi kami jangan saling mengubur potensi masing-masing, atau lebih parah lagi melumpuhkan hasrat untuk berkembang.”

“Apakah hal yang kamu lakukan baik atau tidak, keren atau tidak keren sama sekali, pada akhirnya yang memiliki arti bukanlah sesuatu yang bisa dilihat, tetapi apa yang bisa dirasakan oleh hatimu. Agar bisa mengerti sebuah nilai, kadang-kadang kamu harus melakukan sesuatu yang buang-buang waktu. Namun, bahkan suatu tindakan yang kelihatannya sia-sia, tidak selamanya berakhir demikian.”

“Apakah ini terkait dengan peristiwa terbunuhnya para ahli hukum di tahun 1992? Apakah ini salah satu taktik Organisasi untuk mengendalikan media beserta kontrol politik negara? Menutupi kejahatan negara yang sebenarnya, Pak Barata?” Wartawan wanita memakai rompi cokelat dengan topi bertuliskan salah satu stasiun televisi dan menutupi sebagian wajahnya memberikan Barata pertanyaan yang membuat geram tanpa sanggup menjawab.”

“Apakah sudah nasibku untuk menjadi lain daripada apa yang telah disuratkan nasib? Tidak menjadi perempuan (menurut pengertian kata ini yang diterima orang) dan tidak menjadi dokter (menurut gelarku dari sekolah kedokteran)? Atau memang sudah nasibku untuk menjadi orang sebelum menjadi perempuan, menjadi seorang seniman sebelum menjadi seorang dokter?”