Quotessence
Home / Quotes / M Quotes

M Quotes

Browse famous quotes beginning with M. This page is a child index of the full Popular Quotes A-Z directory.

All M Quotes

“Manufacturing a case of victimhood allows the aggrieved to elicit sympathy or even to mobilize third parties such as legal authorities against their enemies. Since a victimhood culture is one where this status is most valuable, we should expect it to be especially prone to false claims of victimization.”

“Manufacturing establishments not only occasion a positive augmentation of the produce and revenue of the society . . . they contribute essentially to rendering them greater than they could possibly be, without such establishments. These circumstances are . . . greater scope for the diversity of talents and dispositions which discriminate men from each other.”

“Manuscripts - at least for Muslims who understand the subject - are to be read as books whose contents are to be known and understood, for that is why they were written, and not to be regarded as enigmatic specimens for critical textual and philological exercises. To them what is in the manuscripts is more important than what is on them, and so they say: Al-'ilmu fi'l-sudur la fi'l-sutur.”

“Manusia adalah spesies aneh: cerdas, tetapi religius; logis, tetapi mitologis; ilmiah, tetapi mistis. Kita menyembah Tuhan dengan cara yang sama kita menyembah selebritas, teknologi, dan ideologi. Mungkin agama adalah kelemahan evolusi yang kita romantisasi sebagai kebijaksanaan. Atau sebaliknya, adaptasi yang membuat kita selamat sejauh ini, meski dengan harga darah.”

“Manusia bermimpi tidak hanya waktu ia tidur. Menurut saya, mimpi merupakan bentuk lain dari kreativitas. Menjadi kreatif tidak kenal siang atau malam. Ada banyak pekerjaan yang masih punya ruang untuk inspirasi, tapi banyak juga pekerjaan yang menyita segalanya. Pekerjaan tanpa mimpi, atau tanpa waktu untuk bermimpi, adalah pekerjaan robot. Bukan manusia.”

“Manusia dibebani harapan, cita-cita dan tanggungjawab dalam kehidupan. Sejak jejaka hingga tua, mereka berperanan mencipta, mengatur dan membina benda, yang dinamakan peradaban lahiriah. Mereka diasuh dan mengasuh, dalam proses pertumbuhan tamadun fikir. Tetapi mereka itu juga - semua lahir dari ibu - sudah, sedang dan masih akan jadi pemusnah benda dan berbunuhan sesama manusia, membunuh fauna dan menghancurkan flora.”

“Manusia, masih suka mencari jawapan yang memuaskan hati walaupun satu dunia telah membentangkan hikmah di depan mata mereka. Ibarat anak kecil yang mengulang-ulang pertanyaan yang sama dalam satu masa, mereka sudah berkali-kali mendengar jawapannya. Mereka cuma mencari sesuatu yang ada pada jawapan tersebut - iaitu nilai kepercayaan. Mereka inginkan seseorang benar-benar melihat ke arah mereka, meyakinkan dengan penuh prihatin, dan berkata, ‘Inilah jawapannya, dan kau tidak berseorangan”