Quotessence
Home / Quotes / T Quotes

T Quotes

Browse famous quotes beginning with T. This page is a child index of the full Popular Quotes A-Z directory.

All T Quotes

“Tuhan, lindungilah keraguan-keraguan kami, sebab Keraguan pun sebentuk doa. Keraguan-lah yang membuat kami bertumbuh dan memaksa kami untuk tak takut melihat sekian banyak jawaban yang tersedia untuk satu pertanyaan. Kabulkanlah doa kami… Tuhan, lindungilah keputusan-keputusan kami, sebab membuat Keputusan pun sebentuk doa. Setelah bergulat dengan keraguan, beri kami keberanian untuk memilih antara satu jalan dengan jalan lainnya. Biarlah kiranya pilihan YA tetap YA dan pilihan TIDAK tetap TIDAK. Setelah kami memilih jalan kami, kiranya kami tidak pernah menoleh lagi atau membiarkan jiwa kami digerogoti penyesalan. Kabulkanlah doa kami… Tuhan, lindungilah tindakan-tindakan kami, sebab Tindakan pun sebentuk doa. Kiranya makanan kami sehari-hari menjadi buah dari segala yang terbaik dalam diri kami. Kiranya kami bisa berbagi walau sedikit saja dari Kasih yang kami terima, melalui karya dan perbuatan. Kabulkanlah doa kami… Tuhan, lindungilah impian-impian kami, sebab Bermimpi pun sebentuk doa. Kiranya usia maupun keadaan-keadaan tidak menghalangi kami untuk tetap mempertahankan nyala api harapan dan kegigihan yang suci itu di dalam hati kami. Kabulkanlah doa kami… Tuhan, berikanlah antusiasme kepada kami, sebab Antusiasme pun sebentuk doa. Antusiasme-lah yang memberitahu kami bahwa hasrat-hasrat kami penting dan layak diperjuangkan semaksimal mungkin. Antusiasme-lah yang mengukuhkan kepada kami bahwa segala sesuatu tidaklah mustahil asalkan kami sepenuhnya berkomitmen pada apa yang kami lakukan. Kabulkanlah doa kami… Tuhan, lindungilah kami, sebab Hidup ini adalah satu-satunya cara bagi kami untuk mengejawantahkan kuasa keajaibanMu. Kiranya bumi tetap mengolah benih menjadi gandum, kiranya kami bisa tetap mengubah gandum menjadi roti. Dan semua ini hanya dimungkinkan apabila kami memiliki Kasih; karenanya, janganlah kami ditinggalkan seorang diri. Biarlah selalu ada Engkau di sisi kami, dan ada orang-orang lain—laki-laki dan perempuan-perempuan—yang menyimpan keraguan-keraguan, yang bertindak dan bermimpi dan merasakan antusiasme, yang menjalani setiap hari dengan sepenuhnya membaktikannya kepada kemuliaanMu. Amin.”

“TUJHE WAPIS MEIN LAUN KAISE... Tere bin jeena is dil ko sikhaun kaise, Hoon dil shikasta, tujhe wapis mein laun kaise, Tujhe yaad kar k jo girtay hein aansu mere, Dunya walon se unko chhupaun kaise, Baad tere jo kuch bhi hai beeta mujh par, Dastaan wo mein tujh ko sunaun kaise, Wo jo soya tu us din to na utha kabhi, Raha sochta mein k tujh jo jagaun kaise, Poochtay hein yeh jo mujh se k tu kaisa tha, Teri azmat ka inko bataun kaise, Tujhe bichhray ik arsa ab hone ko hai, Magar is dil ko yeh yaqeen mein dilaun kaise, Chehray ki is hansi pe na jao yaaron, Tum ko dil k zakham mein dikhaun kaise, Tere hone se hi hansta tha yeh dil saadi, Hoon pareshan ab isko hansaun kaise…!”

“Tulips come up in spring for no reason. Of course, you planted bulbs and now in April the earth warms up. But why? For no reason except gravity. Why gravity? For no reason. And why did you plant red tulip bulbs to begin with? For beauty, which is itself and has no reason. So the world is empty. Things rise and fall for no reason. And what a great opportunity that is! You can start writing again at any minute. Let go of all your failures and sit down and write something great. Or write something terrible and feel great about it.”

“Tully starts in again. 'See, the hidden value can go way deeper than sentimental attachment. Sometimes you feel it down to your soul. Like maybe you're the one person who appreciates a work of art that everybody else hates. [...] This thing you treasure, this thing nobody else wants, could also be what you'd call organic. It could be alive. [...] That's what falling in love is, isn't it? Discovering the hidden value in someone.”

“Tulok feared something horrific was moving through the mountains and forests. Tall creatures that carried sticks that made loud noises, able to fire sharp hot objects into any living things. Tall creatures that killed predator and prey alike, and did not value wolves as families or individuals. This was a recurring nightmare Tulok had experienced several times recently. Was it becoming a grim omen? He wondered.”

“Tulse Luper, who without too many confessions, in a sense, is a fictive version of me. I have to say he has far more exciting adventures, and certainly a lot of them sexual, than ever I've experienced. But in a sense, what you do with an alter ego, you give them all sorts of permissions and licences which you know you'll never be able to embrace in your real life.”