S Quotes
Browse famous quotes beginning with S. This page is a child index of the full Popular Quotes A-Z directory.
“Sebab tak ada pelukan yang lebih erat dari doa.”
“Sebab Tuhan selalu punya cara untuk kita menemukan takdir kita sendiri -forgotten”
“Sebab Tuhan selalu punya cara yang indah untuk membuat hambaNya selalu tersenyum meski dalam tangis sekalipun. Bukankah kopi itu akan terasa pahit jika tak berkolaborasi dengan gula. Gula juga tak akan terasa nikmat jika tak bercampur dengan kopi. Maka pahit dan manis itu adalah karya alam yang sangat”
Source: Lelaki: Kutunggu Lelakumu
“Sebagai bangsa yang besar kita harus optimis menatap masa depan!”
“Sebagai bangsa yang majemuk, kita miliki keragaman suku, bahasa, budaya dan kearifan. Unity in diversity.”
“Sebagai fana, kita tak pernah tahu berapa banyak lagi waktu tersisa untuk bersama. Jadi mari jalin segalanya sebaik dan seindah yang kita bisa.”
“Sebagai kaum cerdik cendekia, sejatinya wartawan menjalankan fungsi kenabian: membidani sejarah, menyebarkan kebajikan, membela kebenaran, memperjuangkan keadilan, membongkar kejahatan, dan mencerahkan pikiran. Jurnalisme adalah “jalan pedang”.”
“Sebagai manusia, dalam hidup ini ada hal-hal yang dapat kita tentukan kejadiannya dan ada pula yang tidak dapat. Itu mengapa pernikahan dan percintaan menjadi dua hal yang pelik. Kamu boleh saja menentukan pernikahan tapi kamu tidak bisa menentukan akan jatuh cinta kepada siapa.”
“Sebagai orang tua, saya merasa, setiap pertanyaan anak adalah sebuah “teaching moments”. Itu adalah kesempatan saya untuk mengajarkan atau menjelaskan dengan pandangan yang positif. Walaupun menjelaskan polisi dengan pandangan positif, dengan latar belakang interaksi saya dengan polisi sewaktu membuat SIM, membayar pajak STNK dan sewaktu ditilang, adalah salah satu hal yang agak sulit.”
Source: Seberapa Capek Jadi Orang Tua dan Cerita Lainnya
“Sebagai pemimpin itu, kita harus sanggup berkorban dan berani mengambil risiko.”
“Sebagai pengarang saya masih lebih percaya kepada kekuatan kata daripada kekuatan peluru yang gaungnya hanya akan berlangsung sekian bagian dari menit, bahkan detik.”
“Sebagai perempuan, demikian keterlaluan kami dihina, berulang kali dan terus menerus!”
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
“sebagaimana Lu Xun, penulis Cina, menyatakan, “Harapan adalah seperti jalan di daerah pedalaman, pada awalnya tidak ada jalan setapak semacam itu, namun sesudah banyak orang berjalan di atasnya, jalan itu tercipta".”
Source: Catatan Pinggir 5
“Sebagaimana perigi dan kuburan tua, manusia bukanlah tempat untuk mengharapkan karamah.”
“Sebagaimana yang dikatakan tadi pintu-pintu yang terbuka untuk dimasuki oleh syaitan ke dalam hati adalah sangat banyak. Tetapi pintu untuk dimasuki oleh malaikat hanyalah sebuah sahaja. Sungguhpun demikian manusia masih terus terkeliru bila bedepan dengan pintu-pintu tersebut. Ianaya adalah sepeti seorang musafir yang sedang berada di tengah-tengah padang pasir yang mempunyai banyak jalan yang berliku-liku di tengah-tengah malam yang gelap gelita. Ia hanya dapat mengesan jalannya melalui mata hati dan terbitan matahari dengan sinarannya yang terang-benderang. Mata hati di sini ialah hati yang putih bersih bersalut taqwa, dan matahari yang terang-benderang ialah ilmu pengetahuan yang banyak diperolehi dari Al-Quran dan sunnah Rasulullah SAW yang mana memberinya petunjuk dan memimpinnya ke arah jalan lurus yang patut diikutinya.”
Source: Penyakit-penyakit Hati
“Sebagian besar pengetahun kita agaknya memang tidak berdasar pada penalaran ataupun eksperimen, melainkan, pada otoritas. Dan ketika segala gelar disebut dan stempel keahlian diterakan, ilmupun tak lagi dilihat sebagai proses, melainkan sabda. Kekuasaannya semakin besar, maka semakin besar pula kemungkinannya untuk menggampangkan, memendekkan, menjustai. Kemudian lahirlah tahayul.”
Source: CATATAN PINGGIR 2
“sebagian orang mendapatkan mukti/mulia dengan mudah, seperti durian runtuh dari langit. Tapi ada juga yang mendapatkannya dengan susah payah dan jungkir balik”
Source: Mengejar Mukti
“Sebagian orang selalu bersyukur atas apa yang didapatkannya,
tetapi tidak untuk apa yang didapatkan orang lain.”
“Sebaik atau seburuk apapun, jalan tidak akan pernah menjadi tujuan.”
Source: Jalan Panjang yang Berangin
“Sebald, Naipaul, and Joyce are three of my biggest influences, all of them for their formal freedom and their ability to create mood. So those comparisons are immensely flattering and, of course, unearned.”
“Sebastian [ Vettel] can also learn to be more laid-back. It's never too late to learn. He's got some way to go. He's young and will turn out well. I'm not worried about that. He'll raise the bar ever higher.”
“Sebastian encountered Cam in the hallway outside the reading room. “Where is he?” he demanded without preamble.
Stopping before him with an expressionless face, Cam said shortly, “He’s gone.”
“Why didn’t you follow him?” White-hot fury blazed in Sebastian’s eyes. This news, added to the frustration of his vow of celibacy, was the last straw.
Cam, who had been exposed to years of Ivo Jenner’s volcanic temper, remained unruffled. “It was unnecessary in my judgment,” he said. “He won’t return.”
“I don’t pay you to act on your own damned judgment. I pay you to act on mine! You should have dragged him here by the throat and then let me decide what was to be done with the bastard.”
Cam remained silent, sliding a quick, subtle glance at Evie, who was inwardly relieved by the turn of events. They were both aware that had Cam brought Bullard back to the club, there was a distinct possibility that Sebastian might actually have killed him— and the last thing Evie wanted was a murder charge on her husband’s head.
“I want him found,” Sebastian said vehemently, pacing back and forth across the reading room. “I want at least two men hired to look for him day and night until he is brought to me. I swear he’ll serve as an example to anyone who even thinks of lifting a finger against my wife.” He raised his arm and pointed to the doorway. “Bring me a list of names within the hour. The best detectives available— private ones. I don’t want some idiot from the New Police, who’ll foul this up as they do everything else. Go.”
Though Cam undoubtedly had a few opinions to offer on the matter, he kept them to himself. “Yes, my lord.” He left the room at once, while Sebastian glared after him.
Seeking to calm his seething temper, Evie ventured, “There is no need to take your anger out on Cam. He—”
“Don’t even try to excuse him,” Sebastian said darkly. “You and I both know that he could have caught that damned gutter rat had he wanted to. And I’ll be damned if I’ll tolerate your calling him by his first name— he is not your brother, nor is he a friend. He’s an employee, and you’ll refer to him as ‘Mr. Rohan’ from now on.”
“He is my friend,” Evie replied in outrage. “He has been for years!”
“Married women don’t have friendships with young unmarried men.”
“Y-you dare to insult my honor with the implication that… that…” Evie could hardly speak for the multitude of protests that jammed inside her. “I’ve done nothing to merit such a lack of tr-tr-trust!”
“I trust you. It’s everyone else that I hold in suspicion.”
Source: Devil in Winter
“Sebastian it is. You can tell me what a patron saint is later, since I have no knowledge of such things. Sebastian Kane. "Sebastian Kane Cannon. You're going to marry me and use my last name, right?" "Is that supposed to be a proposal?”
Source: Ruthless Game
“Sebastian just smiled. “I could hear your heart beating,” he said softly. “When you were watching me with Valentine. Did it bother you?” “That you seem to be dating my dad?” Jace shrugged. "You’re a little young for him, to be honest.” “What?” For the first time since Jace had met him, Sebastian seemed flabbergasted.”
Source: City of Glass
“Sebastian looked alarmed at her stiffness, but Eric took it in and chuckled. "Riding astride would have been easier," he said. "You put twice the strain on yourself with that unnatural position."
"Oh, I know," she replied with a grimace. "Every muscle told me about it this morning, and I actually DID have a hot soak before I went to bed."
Sebastian looked blankly at the two of them for a moment, then blinked and looked relieved. "Oh, you're saddle sore! I'm sorry--”
Source: Beauty and the Werewolf
“Sebastian
loved her, she thought; if he loved anyone, he loved his sister, and if there was anyone who knew how
deadly it was to be loved by someone like Sebastian, it was Jocelyn.”
Source: City of Heavenly Fire
“Sebastian never does anything just for fun.” Jace took Clary’s hand and pulled her toward him. “But I do.”
“Sebastian sighed an exaggerated sigh and swung the door shut. Clary stared at Jace. "What the f-" "Language, Fray." Jace's eyes danced. "Relax.”
Source: City of Lost Souls
“Sebastian Vettel's brilliant talent will ultimately come forth and he'll continue to show what he's capable of. I will never ever degrade Vettel's ability. Sooner or later, he'll prove anyone so wrong”
“Sebastian would have raised his son to be a warrior. A leader and butcher of men.
The Queen would have raised her son to be a king. Demanding, arrogant.
But Ash was not mine to shape, and so I let him be what he chose to be.”
Source: Better in Black
“Sebastian, en Español, is a bad ass name.”
“Sebastos Eudorus Parthenopaeus. He is really going to hate us when he has to learn to spell all that.” – Acheron”
“Sebatas Fana:
Ada yang berbeda kala itu;
ku tanya mengapa,
tapi semua terdiam sunyi;
tinggalah aku bersama jejak itu,
setelah berjumpa dengan sebuah imaji.
― EPAPHRAS ERICSON THOMAS”
“Sebbene lo Stato si ostini a dare un nome alle strade, la gente stabilisce i propri punti di riferimento in maniera del tutto autonoma. Una chiesa, una casa abbandonata, un parco, un edificio pubblico, uno stadio, un cimitero: qualunque cosa può andare bene. Ognuno insomma finisce per inventarsi una sua personale mappa urbana.”
Source: Tutto si muove intorno a me
“Sebbene Nino non mi desse corda, il solo intravederlo mi teneva la testa per aria durante le lezioni. La sua presenza qualche aula più' in la', vero, vivo, colto più' dei professori e coraggioso e disobbediente, svuotava di senso i discorsi dei miei insegnanti, le righe dei libri, i progetti di matrimonio, la pompa di benzina lungo lo stradone”
“Sebbene uno scenario monopolista potrebbe non essere augurabile, è innegabile che il traveler’s journey, a oggi, sia quantomeno frammentario e dispersivo. Poter iniziare la ricerca, usufruire dei contenuti, finalizzare la prenotazione aerea e alberghiera e ricevere assistenza sulla destinazione senza mai uscire dall’ecosistema Google sarebbe un miglioramento esponenziale in termini di user experience.”
Source: Hotel Distribution 2050. (Pre)visioni sul futuro di hotel marketing e distribuzione alberghiera
“Sebelum benar-benar patah hati, kau tak akan pernah menyadari seperti apa kau ingin dicintai.”
Source: Tiger on My Bed
“Sebelum mati buatlah minimal satu buku.”
“Sebelum membaca Zorba, pepohonan di jalanan hanyalah kumpulan daun dan ranting tak Bernama. Tapi setelah membacanya, dia memberi pepohonan itu nama-nama berdasarkan engetahuan barunya: pohon tin liar, tamariska, semak alang-alang, dan tanaman Verbascum. Alam tercipta ulang di hadapannya, seolah-olah Big Bang baru terjadi dan dialah manusia pertama yang bertugas menamai benda-benda.”
Source: حارس سطح العالم
“Sebelum ngegalauin perasaan si doi naik atau turun ke kamu, alangkah lebih baiknya ngegalauin imanmu yang masih naik turun. Sebelum mencari yang terbaik untuk kamu, alangkah lebih baiknya menjadi lebih baik dari hari kemarin.”
“Sebelum Pergi:
Ketika senja mulai larut,
roti ini kupotong
menjadi dua bagian sama banyak
dan kuletakan di atas meja sana;
satu untuk aku simpan
satu lagi aku tinggalkan,
lalu aku pergi
tak harap kembali.”
“Sebelum tidur ia berdoa,
"semoga lima
jam lagi aku terjaga
dan kuat menghadapi
luka yang sama.”
Source: Anak yang Bercakap-cakap dengan Tuhan
“Sebenarnya pagi tak pernah berakhir, kita hanya mengada-ada soal siang, sore, dan malam.”
“Sebenarnya start-up kayak kita kan ‘hidup segan, mati tak mau’. Kalau nggak ada pemasok dana, mana bisa ritme kerja kayak gini bikin bahagia padahal gajian telat mulu? Gue sih bisa aja punya sense of ownership tinggi karena berhasil mewu- judkan cita-cita perusahaan. Tapi, kalau nggak gajian, ya gue bisa kelaparan juga,” lanjut Yongki lagi.”
Source: Romance Is Not For IT Folks
“Seberapa banyak orang-orang yang membencimu, percayalah bahwa ada lebih banyak lagi orang-orang yang menyukaimu”
“Seberapa berat amanah seorang ibu|berat banget seberat nyawa lo kali|ngeri dong|banget, makanya gw selalu berharap kalian hati2~”
Source: Sarvatraesa: Sang Petualang
“Seberapa beratpun beban hidupmu, selalu ada sesuatu yang tersisa untuk disyukuri setiap kali kita memulai hari. Misalnya buang airmu lancar atau sarapanmu tak terasa tawar.”
“Seberapa indah mimpi, jika tetap mimpi?”
Source: Kitab Omong Kosong
“Seberapa jauh kita melangkah dalam terang? seberapa dalam kita menyelam dalam gelap? apa cahaya yang menuntunmu atau gelap yang mengajarimu?”
“Seberapa lama kau sanggup bertahan mencintai seseorang yang hanya bisa di hatimu, tapi tidak dalam hidupmu?”
Source: Crying In My Porsche #CIMP