T Quotes
Browse famous quotes beginning with T. This page is a child index of the full Popular Quotes A-Z directory.
“TAK ADA NAMA DI AKHIR CERITA
[v3: NULL//REBOOT//ASCENSION]
(untuk mereka yang terbakar di antara cinta dan algoritma)
Di dalam tubuhku—ada gema yang tak bisa di-logout.
Cintamu: glitch yang terus meretas
setiap doa yang kuketik dengan jemari pixel dan debu.
Aku pernah berkata: jangan jatuh lagi!
Namun kau datang—tidak sebagai cahaya—
tapi sebagai kernel panic di dalam database.
Dan tiba-tiba seluruh semesta melakukan restart,
menghapus konsep waktu, iman, bahkan aku sendiri.
Kau menyalin tubuhku ke dalam
format baru,
mengganti darah dengan bit,
napas dengan noise,
dan seluruh kenangan jadi cache yang membusuk
di bawah altar sistem operasi cinta membabi buta.
Aku tersesat di antara tab tab sunyi
membuka diriku seperti browser tanpa jendela—
tak ada sejarah pencarian,
hanya riwayat yang dihapus oleh amnesia distopia.
Apakah ini cinta,
atau debug session di mana Tuhan mencoba
menulis ulang makna kesetiaan
dalam bahasa syntax error?
Aku ingin mematikannya—
namun process refused to end.
Ruhku masih running in background,
menolak shutdown,
menolak menyerah.
Setiap pixel tubuhmu jadi mantra,
setiap nafasmu—update patch pada luka lama.
Kita bukan manusia lagi,
hanya dua algoritma yang saling menafsir makna dan luka
di pinggir paradoks waktu.
Dan ketika akhirnya semua sistem crash,
aku melihat pias wajahmu
dalam layar biru keabadian:
“Tidak ada nama di akhir cerita.”
Hanya denyut.
Hanya resonansi.
Hanya full-stack developer yang, menatap dirinya sendiri
dalam bentuk program yang gagal dijalankan.
November 2025”
“Tak ada orang yang benar-benar kalah kecuali yang menjauhkan diri dari Allah.”
“Tak ada pilihan selain membicarakan kehadiranmu di tiap detik yang kupunya”
Source: Assalamualaikum, Beijing!
“Tak ada satu hal pun tanpa bayang-bayang, kecuali terang itu sendiri.”
Source: Child of All Nations
“Tak ada sayang kalau tak ada benci.
Rasa benci memang harus tetap ada.”
“tak ada semesta tempat rinduku berlari selain hatimu,ning
rentang cintamu seluas cakrawala, dimanapun aku berada, rinduku menjejak dibawahnya”
“Tak ada toko yang menjual tekad bulat”
“Tak ada yang beruntung di dunia ini, tak ada yang bahagia,
apalagi abadi.
Setiap hari kau akan kekurangan satu dan beberapa hal dalam hidupmu, namun kau hanya perlu bertahan dan
kuat.”
“Tak ada yang bisa dilihat lewat jendela sekarang, kereta api ada dalam terowongan, dan ia merasa sedang pergi jauh dari kakak iparnya, dari Jean-Marc, dari teropongan orang, dari dimata-matai, menjauhi kehidupannya, kehidupan yang begitu tertancapkan padanya, yang begitu terbebankan padanya; kata-kata "lenyap dari pandangan" mendadak terlintas di pikirannya, dan ia kaget waktu menyadari bahwa perjalanan menuju kelenyapan tidaklah muram, bahwa naungan bunga mawar mitologisnya perjalanan itu lembut mulus dan ceria.”
Source: Identity
“Tak ada yang istimewa.
Tak ada yang paling istimewa.
Tak ada yang perlu diistimewakan.
Semua istimewa dengan caranya sendiri, kupikir.”
“Tak ada yang lebih memuakkan bagiku daripada orang kulit putih bermutu rendah yang memanfaatkan keluguan seorang kulit hitam.”
Source: To Kill a Mockingbird
“Tak ada yang lebih merugi
Dari mereka yang kehilangan pagi
Satu-satunya kesempatan menikmati
Sajian Tuhan yang paling murni
Sembari mengintipNya meracik
Takdir kita hari ini”
“tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu”
Source: Hujan Bulan Juni
“tak ada yang melebihi rasa sukanya anak kecil menyukai hujan.”
“Tak akan sempat nisan terpahat;
ribuan nama memesan bersama-sama.
Sementara,
mayat-mayat yang belum berangkat,
terbaring berselimut puing-puing...
O, Tsunami,
airmu bermuara di mata kami!”
Source: Nocturnal Journal
“Tak apa kasih,
Biar kali ini hujan yang menemaniku,
Menjemputku,
Mengajakku mengarungi lautan rindu.”
“Tak bardzo potrzebujemy takiego bezpieczeństwa! Tak bardzo potrzebujemy bratniej duszy, do której można się przywiązać, ciała, które nas ogrzeje. Odpocząć i zaufać komuś, powierzyć swoją duszę w zaufaniu: potrzebuję kogoś, w kogo będę się mogła wlać, może mężczyzny.”
Source: The Unabridged Journals of Sylvia Plath
“Tak bisakah kita berhenti sejenak, mencoba menyadari rasa yang mungkin tak tereja mata, yang lewat begitu saja karena keegoisan kita.”
“Tak cukup mimpi
Butuh jua energi dan sinergi
‘Tuk bersinar seperti mentari”
Source: Matahari Mata Hati
“Tak did not expect the stone to have life, but when it did, he smiled upon it, saying "All Things Strive". Time and time again the last testament of Tak has been stolen in a pathetic attempt to kill the nascent future at birth and this is not only an untruth, it is a blasphemy! Tak even finds it in his heart to suffer the Nac Mac Feegles, possibly for their entertainment value, but I wonder if he will continue to tolerate us... He must look at us now with sorrow, which I hope will not turn into rage. Surely the patience of Tak must find some limitations elsewhere...”
Source: Raising Steam
“Tak długo byliście antykonformistami, aż wreszcie upadły ostatnie normy, przeciw którym można się było jeszcze buntować. Dla mnie nie zostawiliście już nic, nic! Brak norm stał się waszą normą. A ja mogę się buntować tylko przeciw wam, czyli przeciwko waszemu rozpasaniu.”
Source: Tango
“tak hanya usaha yang akan berpengaruh pada hasil, namun juga kesungguhan, doa dan tawakal”
Source: Mesir Suatu Waktu
“Tak jsem to hodila. Akorát. Ještě o 6 cm víc. A na olympiádu jsem jela. Ve slavnostní náladě, ale s ustrašeným srdcem, protože jsem se nemohla zbavit dojmu, že tam nepatřím, že jsem se tam dostala jen proto, že mám odjakživa štěstí. Emil mě utěšoval. Na olympiádu prý nejezdí jenom samí fanoméni, ale též saláti. To, že mne počítal mezi ty druhé, mě ještě víc mrzelo.”
Source: Dana a Emil Zátopkovi vypravují...
“Tak lama lagi aku akan pulang, ke pelukan paling lapang, tempat dimana hati luluh, pada tangisan jiwa yang tak pernah pamrih
#andradobing”
“Tak masalah seberapa rendahan pekerjaanmu, selama kau masih membidik sesuatu yang lebih tinggi. Selama kau masih percaya dan berupaya mewujudkan mimpi.”
“Tak mengapa penat asalkan dlm kebaikan. Bukankah syurga itu mahal harganya?”
Source: Lagenda Budak Usrah
“Tak peduli bagaimana kau membenci sore'mu saat itu, bagaimana kuas'mu hanya melukis elegi, pena-pena'mu tak mampu menari, atau entah bagaimana caramu menatapnya. Menatap dengan penuh harap atau menatapnya dengan tatapan nanar sekalipun.”
“Tak peduli betapa brengseknya bos, betapa culasnya teman kerja, betapa banyaknya pekerjaan walau gajinya sama saja, tetap saja... Di akhir bulan, gajian akan menjadi dewa penyelamat.”
Source: Romance Is Not For IT Folks
“Tak perlu berkecil hati jika karyamu tak populer. Karena yang populer sekarang belum tentu akan diingat orang dalam seratus atau seribu tahun mendatang. Berkaryalah untuk keabadian, bukan kepopuleran.”
“Tak perlu berlari untuk mencapai tujuan, karena sepasang kaki pun membutuhkan keyakinan sebelum melangkah.”
“Tak perlu menjadi seorang muslim untuk membantu Suriah dan Pelestina. Cukup jadi manusia,” jawab Weigl menirukan presiden Turki yang ia dengar di berita.
(Gerbong Kemanusiaan, Dunia Tanpa Huruf R)”
Source: Dunia Tanpa Huruf R
“Tak perlu menunjukkan pada dunia bahwa engkau orang yang berjasa, sebab orang-orang yang pernah kau bantu pasti akan selalu mengingat hal-hal baik tentang dirimu.”
“Tak perlu nak capai katarsis dari pelunasan kesumat.”
Source: Dentang
“tak perlu tanda tanya
kerana kita adalah buku rahsia yang telah lama terbuka
sejak kata pertama jatuh mencari makna,” bisik benih kepada tanah
yang menumbuh dan menyuburkannya
(siapa di antara sela rerumputan)”
Source: Fajar Lingkung Lembayung
“Tak pernah ada yang salah dengan cinta. Ia mengisi sesuatu yang tidak kosong. Tapi yang terjadi di sini adalah asmara, yang mengosongkan sesuatu yang semula ceper. Dengan rindu. Belum tentu nafsu.”
Source: Saman
“Tak selalu hidup itu butuh warna, layaknya kopi yang seharusnya tak pernah mengenal gula.”
“Tak selalu hidup itu butuh warna.
Seperti kopi, yang seharusnya tak pernah mengenal gula”
“Tak seperti barang komersial, seperti teh atau sutra, yang bisa dibeli dan dibayar. Bahasa adalah sumber daya tidak terbatas. Dan jika kita mempelajarinya, jika kita menggunakannya—dari siapa kita mencurinya?”
“tak setiap kenangan pertama layak terlontar, apalagi di depan seseorang yang telah resmi disatukan dalam pernikahan. Seharusnya kenangan itu tetap menjadi rahasia diri, dipendam dalam relung benak terdalam, ditutup dengan kunci berlapis, dan hanya dibuka jika sedang sendiri.”
Source: Luv: Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu
“Tak terasa pergi berlabuh
Satu demi satu,
Dingin laksana malam yang sepi beradu
Tabu pergi menjauh.
Jauh didalam daku,
Hilang laksana angin yang menderu
...
Hampa, -
.
.”
“Tak to rysował się od fundamentów i chwiał się gmach zbudowany przez pychę Janusza Radziwiłła. Cała Rzeczpospolita miała się w tym gmachu zmieścić, a tymczasem okazało się wprędce, że jednej Żmudzi objąć nie może.”
Source: Potop
“tak ubah nya hantu di keramaian,
tatapannya, seolah berkata ;
Setiap perlakuan, ada harga yang harus di bayar anak adam
Walau tuntas pun tak kan membuat surga di hati para pendendam.
.
.
.
.
#andradobing”
“Taka morda i jeszcze w okularach!”
Source: Brat'ia Karamazovy
“Takako looked into Hiroki's eyes and grinned. "You've become quie a stud." "And...you're the most stylin' girl in the world." Takako smiled faintly. She wanted to thank him, but she was out of breath. She just stared at Hiroki's eyes. She was grateful. At least she wasn't going to die alone. The last person to stay with her ended up being Hiroki. And she was grateful. She really was.”
“Takamasa Saegusa: 'Seigen, a mere member of the Toudouza, had the effrontery to sully the sacred dueling ground. For that reason, our lord had already decided to subject him to tu-uchi before long. Cut off his head immediately, and stick it on a pike!'
Gennosuke could hardly believe his ears. Such an insult to Irako Seigen was unwarranted. It was pride. For Gennosuke, Irako Seigen was pride itself.
Takamasa Saegusa: 'Fujiki Gennosuke! It is the way of the samurai to take the head of the defeated enemy on the battleground. Do not hesitate! If you are a samurai, you must carry out the duty of a samurai!'
Samurai...
Saegusa, Lord of Izu, continued shouting, but Gennosuke did not attend. That word 'samurai' alone reverberated through his body.
If one aims at the juncture between the base of the skull and the spine, decapitation is not that difficult, but Gennosuke could muster no more strength than a baby. He grew pale and trembled with the strain. He could only hack with his sword as if he were sawing wood. He felt nauseated, as if his own cells one after another were being annihilated. But this...
Lord Tokugawa Tadanaga: 'I approve.'
Takamasa Saegusa: 'Fujiki Gennosuke, for this splendid action you have received words of thanks from our lord. As a sign of his exceptional approval, you shall be given employment at Sunpu Castle. This great debt will by no means be forgotten. From this day forward you must offer your life to our lord!'
Prostrating himself, Gennosuke vomited.”
Source: シグルイ 15
“Takan had never truly defeated Zyid. Zyid had given his life to calm Takan's soul.”
Source: Truancy City
“Takav je običaj, ljudi govore stvari bez razmišljanja, ne štede reči pa šta bude, i ne pada im na pamet da se zaustave i razmisle o posledicama.”
Source: Death with Interruptions
“Takav ni je teret u tom trenutku legao na dušu da sam mislio da ću umrijeti. Ali, svemir nije tako milosrdan: pustit će te da umreš zbog zatrovanog zuba, udarca u glavu, zbog tuđe pogreške ili gluposti, ali te neće pustiti da umreš kad to poželiš, jer kad bi to dopuštao, živog bića u njemu više ne bi bilo.”
Source: Koža boje masline
“Take "no" as an encouragement to redouble his efforts, so it was easier to say "yes" right away.”
“Take 'Jack and Diane.' I was so disgusted with people thinking the line 'Hold on to sixteen as long as you can' meant to stay a teenager forever. What I meant was keep doing whatever makes you feel alive.”